Gunung Lokon Waspada: Ancaman Gas Beracun dan Erupsi Freatik, Radius 1,5 Km Ditutup
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulut untuk saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun. (Foto: ANTARA/Karel A Polakitan)

Gunung Lokon Waspada: Ancaman Gas Beracun dan Erupsi Freatik, Radius 1,5 Km Ditutup

Badan Geologi ESDM peringatkan potensi gas beracun dan erupsi freatik Gunung Lokon. Status Level II (Waspada), warga dilarang dekati Kawah Tompaluan radius 1,5 km.

TIMES Manado,Senin 16 Februari 2026, 20:38 WIB
741
A
Antara

MANADOBadan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu-waktu dapat keluar dari kawah.

"Dapat terjadinya erupsi freatik (erupsi yang diakibatkan kontak uap panas magma dengan air hidrotermal) secara tiba tiba," ujar Pelaksana tugas Badan Geologi, Lana Saria dalam laporan aktivitas Gunung Lokon periode 16-31 Agustus 2026 yang diterima di Manado, Senin (16/2/2026).

Pada pengamatan instrumental, kegempaan selama periode tersebut terekam 7 kali gempa embusan, 26 kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa vulkanik dalam dan 106 kali gempa tektonik jauh.

Disebutkan dalam laporan tersebut, berdasarkan hasil pengamatan visual aktivitas Gunung Lokon, teramati hembusan asap berwarna putih tipis dengan tinggi maksimum sekitar 25 meter di atas kawah.

Kegempaan Gunung Lokon didominasi gempa vulkanik dangkal (VB), sedangkan gempa vulkanik dalam (VA) jarang terekam.

Rekomendasi berdasarkan hasil analisa dan evaluasi secara menyeluruh hingga 31 Januari 2026, tingkat aktivitas Gunung Lokon pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi disesuaikan dengan potensi ancaman bahaya terkini.

Beberapa rekomendasi yang harus dipatuhi, yaitu masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Apabila terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Masyarakat diharapkan mewaspadai potensi lahar pada sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama pada musim hujan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Manado, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.