TIMES MANADO, JAKARTA – Seekor simpanse betina bernama Ai, yang terkenal karena kemampuannya mengenali huruf dan angka, telah meninggal dunia di Jepang pada usia 49 tahun akibat usia lanjut dan kegagalan multi-organ.
Menurut Pusat Studi Asal-Usul Evolusi Perilaku Manusia Universitas Kyoto di Inuyama, Prefektur Aichi, Ai lahir di Afrika Barat pada 1976 dan tiba di pusat penelitian tersebut setahun kemudian.
Simpanse betina ini mulai mempelajari bahasa menggunakan berbagai media, termasuk komputer, sejak usia 18 bulan.
Ai meninggal pada Jumat (9/1/2026) dalam pemantauan kesehatan.
Selama hidupnya, ia menunjukkan kemampuan literasi yang kuat, seperti menunjuk aksara kanji yang berarti hijau setelah melihat gambar berwarna hijau. Kisahnya bahkan pernah ditampilkan dalam majalah sains terkenal Inggris, Nature, pada 1985.
Pada 1989, Ai sempat menarik perhatian karena berhasil melarikan diri dari kandangnya bersama simpanse lain. Para peneliti menduga ia membuka gembok kandang menggunakan kunci.
Pada 2000, Ai melahirkan anak jantan bernama Ayumu, yang kemudian juga menjadi subjek penelitian untuk mempelajari alih pengetahuan antara induk dan anak. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Ai, Simpanse Jenius Pengenal Huruf dan Angka di Jepang, Meninggal di Usia 49 Tahun
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |